-->

Termodinamika Udara Kering


Dalam meteorologi sering digunakan pengertian bahwa udara yang terdiri dari berbagai komponen  gas, dianggap hanya terdiri dari dua komponen saja yaitu Udara kering dan Uap air. Jadi udara kering adalah udara yang tidak mengandung uap air. Udara termasuk fluida yang berbentuk gas, sehingga untuk mempelajari tentang udara digunakan dasar dan hukum-hukum mengenai gas.
 

Dalam suatu sistem keadaan dari gas dinyatakan oleh nilai parameter gas yaitu volume (V), massa (m), tekanan (p), dan komposisi (n).

 

Kelvin melakukan percobaan yang menghasilkan bahwa suhu T pada (Persamaan 6) selalu lebih besar dari 0, sehingga suhu T disebut sebagai suhu mutlak atau suhu kelvin. Dengan menggunakan Persamaan 4. dapat ditulis :


Robert Boyle (1660) dalam percobaanya mendapatkan bahwa untuk gas dan udara kering pada suhu T ada hubungan yang dapat ditulis sebagai :


Hubungan antara variabel-variabel keadaan, p (tekanan), 𝛂 (volume spesifik), dan T dapat dinyatakan dengan persamaan keadaan gas ideal. Misalnya volume spesifik merupakan fungsi dari p (tekanan) dan T (suhu) dan dapat ditulis sebagai :



Jika dilakukan eliminasi 𝛼(p₀,T) pada persamaan diatas yaitu dari persamaan (a) kedalam persamaan (b) diperoleh bahwa :



Persamaan 8. diatas disebut persamaan keadaan gas, yang dikenal sebagai pernyataan dari hukum Boyle-Gay Lussac. R disebut sebagai konstanta gas spesifik.


Menurut Avogadro, setiap gram mol gas pada suhu dan tekanan sama mempunyai volume yang sama, jadi jika m adalah massa molekul, maka V dalam (Persamaan 8) mempunyai arti volume dari 1 grammol yang sama besarnya untuk setiap gas.

Ini berarti pula bahwa nilai mR sama untuk setiap gas. Nilai mR biasanya dinyatakan dengan :


Jika dalam suatu bejana V terdapat n macam gas yang tekanannya p, menurut Hukum Dalton tekanan itu sama dengan jumlah tekanan masing-masing gas di dalam ruang tersebut.



Jika persamaan diatas dimasukan ke dalam (Persamaan 10) akan diperoleh sebagi berikut :


Untuk udara kering yang mempunyai komposisi 
  • N=78% dan m=28
  • O=21% dan m=32
  • Ar=1% dan m=40
massa molekul campuran adalah m rata-rata adalah (0,78x28)+(0,21x32)+(0,01x40)=28,96 dan untuk udara kering konstanta gasnya adalah dapat dihitung sebagaimana pada persamaan dibawah ini :


Demikianlah sekilas tentang termodinamika udara kering, terimakasih sudah berkunjung diblog kami, salam sukses dan semoga bermanfaat.







NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner